Umi Nur Humairoh*
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember, Indonesia
Sebastiana Viphindrartin
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jember, Indonesia
DOI: https://doi.org/10.19184/ijabah.v4i1.60001
ABSTRACT
Indonesia, home to the world’s largest Muslim population, possesses enormous zakat potential that has yet to be optimally realized. This study analyzes the influence of macroeconomic variables—namely inflation, Industrial Production Index (IPI), and Gross Domestic Product (GDP) on zakat collection in Indonesia during the 2015–2024 period. A quantitative approach employing the Vector Error Correction Model (VECM) was applied to quarterly time-series data obtained from Badan Pusat Statistik (BPS) and Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). The results indicate that, in the short term, the IPI has a significant negative effect, while GDP has a significant positive effect on zakat collection. Inflation, however, has no significant effect. In the long term, only IPI maintains a significant negative influence. Furthermore, the Forecast Error Variance Decomposition (FEVD) analysis reveals that the variability in zakat collection is primarily explained by zakat itself (39.57%), followed by IPI (26.51%), inflation (18.10%), and GDP (15.82%). The Granger causality test confirms a unidirectional causal relationship running from GDP to zakat collection. In conclusion, the dynamics of zakat collection are more strongly influenced by real sector performance, particularly industrial production and economic growth. Therefore, zakat optimization strategies should prioritize strengthening partnerships with the corporate sector and developing an integrated payroll-based zakat payment system.
Keywords: Zakat Collection, Inflation, Industrial Production Index, Gross Domestic Product, VECM.
ABSTRAK
Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memiliki potensi zakat yang sangat besar namun masih belum terealisasi secara optimal. Penelitian ini menganalisis pengaruh variabel makroekonomi, yaitu inflasi, Indeks Produksi Industri (IPI), dan Produk Domestik Bruto (PDB), terhadap penghimpunan zakat di Indonesia selama periode 2015–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Vector Error Correction Model (VECM) yang diterapkan pada data time series triwulanan yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik dan Badan Amil Zakat Nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek, IPI berpengaruh negatif signifikan, sedangkan PDB berpengaruh positif signifikan terhadap penghimpunan zakat; sementara itu, inflasi tidak berpengaruh signifikan. Dalam jangka panjang, hanya IPI yang tetap memiliki pengaruh negatif signifikan. Lebih lanjut, analisis Forecast Error Variance Decomposition (FEVD) menunjukkan bahwa variasi penghimpunan zakat terutama dipengaruhi oleh zakat itu sendiri (39,57%), diikuti oleh IPI (26,51%), inflasi (18,10%), dan PDB (15,82%). Uji kausalitas Granger mengonfirmasi adanya hubungan kausal satu arah dari PDB terhadap penghimpunan zakat. Dengan demikian, dinamika penghimpunan zakat lebih banyak dipengaruhi oleh kinerja sektor riil, khususnya produksi industri dan pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, strategi optimalisasi zakat perlu difokuskan pada penguatan kemitraan dengan sektor korporasi serta pengembangan sistem pembayaran zakat berbasis payroll yang terintegrasi.
Keywords: Penghimpunan zakat, Inflasi, Indeks Produksi Industri, Produk Domestik Bruto, VECM.
REFERENCES
Afendi, A. (2018). Pengaruh Variabel Makroekonomi Terhadap Jumlah Penerimaan Zakat di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pusat Tahun 2012 – 2016. MUQTASID. https://doi.org/https://doi.org/10.18326/muqtasid.v9i1.54-69
Afifah, N. (2020). Pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Terhadap Jumlah Penghimpunan Dana Zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) Di Indonesia Tahun 2010 -2015. Institional Repository UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tuluagung.
Almeyda, D., & Rusgianto, S. (2023). Pengaruh Variabel Makro eknomi Terhadap Penghimpunan Dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) di Indonesia Tahun 2018-2022. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Islam. https://doi.org/https://doi.org/10.26740/jekobi.v6n2.p137-149
Armina, S. H. (2020). Pengaruh Variabel Makroekonomi Terhadap Jumlah Penghimpunan Zakat di Indonesia. Jurnal Ekonomi, 25(2), 199. https://doi.org/10.24912/je.v25i2.652
Hafidhuddin, D. (2002). Zakat dalam Perekonomian Modern (Edisi Pert). Gema Insani.
Iskandar, A., Possumah, B. T., Aqbar, K., & Yunta, A. H. D. (2021). Islamic Philanthropy and Poverty Reduction in Indonesia: The Role of Integrated Islamic Social and Commercial Finance Institutions. Al-Ihkam: Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial, 16(2), 274–301. https://doi.org/10.19105/AL-LHKAM.V16I2.5026
Islam, U., & Sunan, N. (2022). The Effect of Macroeconomic Indicators on Collection of Zakat, Infaq, and Alms (ZIS): A Case of the National Zakat Amil Agency (BAZNAS) in Java 2013-2020 Abdullah. 1(1), 51–61.
Islamiyati, D., & Hany, I. H. (2021). Pengaruh Inflasi, Indeks Produksi Industri dan Kurs terhadap Penghimpunan Zakat, Infaq dan Sedekah. Telaah Bisnis, 20(2), 25. https://doi.org/10.35917/tb.v20i2.167
Ismail Satori, A., Mas’udi Farid, M., Bahri Samsul, E., Halim, I., Tajang, N., Qasim, F., Hambali, A., & Erianton, P. (2018). Fikih Zakat Konstektual Indonesia (S. ElFikri (ed.)). Badan Amil Zakat Nasional.
Isman, A. F. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Komunitas Zakat Pada Masa Pandemi Di Desa Kahayya, Kabupaten Bulukumba. Dimas: Jurnal Pemikiran Agama Untuk Pemberdayaan, 21(2), 195–208. https://doi.org/10.21580/dms.2021.212.9319
Kafabih, A. (2024). The Nonlinear Impact Of Inflation On Zakat Collection in Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Islam, 13(2). https://doi.org/10.22373/share.v13i2.24202
Lestari Puji, N., & Auwalin, I. (2022). Zakat and Income Inequality in Indonesia: Panel Data Analysis in 34 Provinces. Jurnal Ekonomi Syariah ; Teori Dan Terapan, 9. https://doi.org/10.20473/vol9iss20226pp898-912
Liana, W. (2024). Teori Pertumbuhan Ekonomi (Teori Komperhensif dan Perkembangannya).
Maksum Abadi, A., & Bambang Hermanto, S. (2020). Pengaruh profitabilitas, kebijakan dividen dan keputusan pendanaan terhadap nilai perusahaan. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi.
Mubarok, A. (2020). PENGHIMPUNAN DANA ZAKAT NASIONAL (Potensi, Realisasi dan Peran Penting Organisasi Pengelola Zakat) Abdulloh Mubarok dan Baihaqi Fanani Abstrak. 7–16.
Mukarromah, H. L., & Hasan, A. (2023). Analisis Pengaruh Variabel Makroekonomi Terhadap Penerimaan Zakat Pada Baznas Periode 2016-2021. 9(02), 2229–2237.
Permana, F. E. (2022). Tantangan Masjid Menjadi UPZ, Apa Saja? Republik.
Pratama, R., & Hannany, Z. (2025). Bank Dunia: Ekonomi Indonesia tumbuh 5%, upah turun 1,1%. Idninancials. https://www.idnfinancials.com/id/news/59710/bank-dunia-ekonomi-indonesia-tumbuh-5-upah-turun-1-1
Saadillah, R., Kusnendi, & Firmansyah. (2019). Impact of Inflation, Interest Rate, and Industrial Production Index (IPI) on the Amount of Zakat in Central Baznas Period 2011-2017. KnE Social Sciences, 3(13), 1371. https://doi.org/10.18502/kss.v3i13.4291
Sejati, K. R. (2025). The Effect of Zakat Distribution on Income Inequality the Case in Indonesia. Iqtishaduna, 16(1), 19–26.
Siregar, S., & Masri, T. (2019). Teori Inflasi Menurut Al-Maqrizi. Mudharabah: Jurnal Perbankan Syariah, 2(1), 60–67.
Suaidah. (2023). Inflasi Menurut Al-Maqrizi. 1(1).
Sumiyati, S., Juliprijanto, W., & Prasetyanto, P. K. (2020). Sukuk Dan Pembiayaan Syariah Terhadap PDB Di Indonesia Tahun 2009-2018. Dinamic : Directory Journal of Economic, 2(2), 469–486.
Svetlana, R. E., Nurhayadi, Y., & Legowati, D. A. (2024). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Jumlah Penerimaan Zakat Pada BAZNAS Tahun 2015-2023. 8(1), 122–133. https://doi.org/10.22236/alurban
Tambunan, K., Harahap, I., & Marliyah. (2019). Analisis Kointegrasi Zakat dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Periode Tahun 2015-2018. AKTSAR (Jurnal Akuntansi Syariah), 2, 249–264.
Tenri, A., & Nurul, G. (2024). Eksplorasi Pemikiran Ekonomi Islam Al-Maqrizi terhadap Konsep Uang dan Inflasi. 7(2), 20–38.
Yanti, D., & Tika, P. (2022). Analisis Faktor Makro Ekonomi Yang Mempengaruhi Penerimaan Zakat , Infak , dan Shadaqah. 2(1), 93–108.
Yumna, N., & Arinia, S. (2024). The Role of Zakat Institutions in Implementing Effective Wealth Purification. https://www.researchgate.net/publication/379600728_The_Role_of_Zakat_Institutions_in_Implementing_Effective_Wealth_Purification
Zaenal Hasbi, M., Yahya Saoqi, A. A., Hartono, N., & Yunita, P. (2024). Outlook Zakat Indonesia 2024.
Zakaria Muchtar, F. T., & Widiastuti, T. (2022). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penghimpunan Zakat: Studi di Empat Negara ASEAN. Jurnal Ekonomi Syariah Teori Dan Terapan, 9(5), 658–671. https://doi.org/10.20473/vol9iss20225pp658-671
Zikri, N. (2024). Implementasi pendistribusian zakat oleh unit pengumpulan zakat (UPZ) kepada mustahiq di masjid Paripurna Al Ukhuwah Kota Pekanbaru. Institutional Repository Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Published
1-5-2026
Issue
Vol. 4 No. 1 (2026): Indonesian Journal of Sharia Economics, Business, and Halal Studies
Pages
28-44
License
Copyright (c) 2026 Indonesian Journal of Sharia Economics, Business, and Halal Studies
How to Cite
Humairoh, U, N., & Viphindrartin, S.(2026). Pengaruh Inflasi, Indeks Produksi Industri, Produk Domestik Bruto terhadap Jumlah Penghimpunan Zakat di Indonesia. IJABAH, 4(1), 28-44.